Selasa, 12 November 2013
Manfaat dari Merokok
Ngga selamanya merokok itu negatif ad juga dampak positifnya , penasarankan simak di bawa ini
Hal Positif Dari Merokok
1. Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.
2. Menghindarkan dari perbuatan jahat karena tidak pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan berkelahi sambil merokok.
3. Mengurangi resiko kematian: Dalam berita tidak pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi merokok.
4. Berbuat amal kebaikan: Kalau ada orang yang mau pinjam korek api paling tidak sudah siap / tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam.
5. Baik untuk basa-basi / keakraban: Kalau ketemu orang misalnya di Halte kita bisa tawarkan rokok. Kalau basa-basinya tawarkan uang kan nggak lucu.
6. Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang asongan dan perusahaan obat batuk.
7. Bisa untuk alasan untuk tambah gaji karena ada post untuk rokok dan resiko baju berlubang kena api rokok.
8. Bisa menambah suasana pedesaan / nature bagi ruangan ber AC dengan asapnya sehingga se-olah² berkabut.
9. Menghilangkan bau wangi²an ruang bagi yang alergi bau parfum.
10. Kalau mobil mogok karena busi ngadat tidak ada api, maka sudah siap api.
11. Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang menyerah karena bagi pemula merokok itu tidak mudah, batuk² dan tersedak tapi tetap diteruskan (bagi yang lulus).
12. Untuk indikator kesehatan: Biasanya orang yang sakit pasti dilarang dulu merokok. Jadi yang merokok itu pasti orang sehat.
13. Menambah kenikmatan: Sore hari minum kopi dan makan pisang goreng sungguh nikmat. Apalagi ditambah merokok!
14. Tanda kalau hari sudah pagi, kita pasti mendengar ayam merokok.
15. Anti maling, waktu perokok batuk berat di malam hari.
16. Membantu shooting film keji, rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yang terikat dikursi... Ha³ penderitaan itu pedih jendral...!!!
17. Film Koboy pasti lebih gaya kalau merokok sambil naik kuda, soalnya kalau sambil ngupil susah betul. 18. Teman boker yang setia.
19. Bahan inspirasi dan pendukung membuat Tugas Akhir, sehingga seharusnya dicantumkan terima kasih untuk rokok pada kata sambutan... Gile kali yeee.
Rabu, 06 November 2013
Naruto Chapter 654
Sebelumnya : Naruto Chapter 653
Bukannya menerima salam tangan yang Naruto berikan, Obito malah mencekik leher Naruto dengan tangannya. "Aku tak akan bergabung denganmu, aku sama sekali tak menyesal dengan apa yang telah kuperbuat sejauh ini." ucapnya.
Bukannya menerima salam tangan yang Naruto berikan, Obito malah mencekik leher Naruto dengan tangannya. "Aku tak akan bergabung denganmu, aku sama sekali tak menyesal dengan apa yang telah kuperbuat sejauh ini." ucapnya.
Dengan tubuh yang bergetar, menahan emosi, Naruto berkata, "Sudah kubilang.. aku bisa melihatnya dengan jelas.. kalau memang kau berpikir begitu.. maka.. berhentilah membayangkan dirimu sebagai seorang hokage!!" Naruto menghantam Obito dengan tinjunya.
Obito terseret, dan ketika ia melihat ke arah Naruto, ia kaget, apa yang dilihatnya adalah gambaran dirinya sendiri ketika ia masih kecil dulu. "Rin tak akan mengawasi dirimu yang sekarang.. yang diawasinya adalah Obito Uchiha.."
Naruto Chapter 654 - Aku adalah Obito Uchiha
Obito kembali melihat masa lalunya dulu, saat itu Kakashi dan guru Minato sedang menunggunya. "Gara-gara kamu lagi-lagi kita terlambat, Obito.." ucap Kakashi. "Ayo jalan, Obito.." ucap guru Minato.
"Maaf, kami datang.." ucap Rin yang datang sambil mengajak Obito. Ternyata sapaan tadi bukan untuk dia, melainkan untuk Obito yang dulu. Sementara, yang menunggunya adalah orang-orang dari dunia ilusi.
"Kau bisa mengisi lubang di hatimu sendirian.."
"Kau tak butuh orang lain.."
"Kemarilah.." ajak orang-orang dari dunia ilusi itu.
"Kemarilah.. aku tak akan mengabaikanmu.."
"Tunggu sebentar, Rin.." Obito kecil tiba-tiba saja menghentikan langkahnya, dan kemudian melihat ke arah Obito yang sekarang, Obito yang kelihatannya bimbang. "Sekarang Rin bahkan tak akan melihatmu, Obito Uchiha lah yang ingin ia lihat.."
Obito kecil melangkah mendekati Obito yang sekarang dan kemudian mengulurkan tangannya, "Ayo kita akhiri ini.. aku adalah.. Obito Uchiha!!" ucap anak itu, dan kemudian bayangan Obitopun lenyap, kembali ke ia dan Naruto, Naruto lah yang menggenggam tangannya. "Ayo cepat kemari, dasar.."
"Jangan meremehkan.."
Tampak semuanya masih terus berusaha, berjuang bersama-sama dengan sekuat tenaga untuk menarik chakra bijuu itu dari dalam tubuh Obito. "Jangan meremehkan.. kekuatan semua orang!!"
Akhirnya mereka semua berhasil menarik chakra bijuu itu dari tubuh Obito. "Kita berhasil melakukannya!!" seru Naruto. "Kita melakukannya!! yeahh!!!" ucap yang lain, dan chakra-chakra itu pun kembali ke wadah mereka masing-masing.
Sementara itu di sisi Obito, perlahan kulit Rikudounya terkelupas, kesadarannya mulai hilang, dan ia terjatuh menghantam tanah. "Apa aku.. kalah?"
Naruto dan Sasuke melepaskan gabungan kekuatan mereka, kembali ke mode biasa, sementara Obito kini terbaring sambil melihat ke arah bulan, bulan yang harusnya menutupi lubang itu.
Naruto dan Sasuke melepaskan gabungan kekuatan mereka, kembali ke mode biasa, sementara Obito kini terbaring sambil melihat ke arah bulan, bulan yang harusnya menutupi lubang itu.
Di sana, Obito teringat kata-kata Kakashi waktu itu..
"Impian bahwa bulan akan menutupi lubang neraka ini..
Tak peduli berapa kalipun kau mencoba..
Khayalanmu itu tak akan bisa mengisi lubang di dalam hatimu..
Lubang di dalah hatimu adalah sesuatu yang hanya bisa diisi oleh orang lain.."
Obito kini tak bisa berbuat apa-apa lagi selain melihat telapak tangan dirinya sendiri.
"Rin.."
Bersambung ke Naruto Chapter 655
"Impian bahwa bulan akan menutupi lubang neraka ini..
Tak peduli berapa kalipun kau mencoba..
Khayalanmu itu tak akan bisa mengisi lubang di dalam hatimu..
Lubang di dalah hatimu adalah sesuatu yang hanya bisa diisi oleh orang lain.."
Obito kini tak bisa berbuat apa-apa lagi selain melihat telapak tangan dirinya sendiri.
"Rin.."
Senin, 04 November 2013
Merubah Resolusi Netbook
Sobat Blogger , Pagi ini saya sedikit ingin berbagi tentang bagaimana cara merubah resolusi netbook menjadi resolusi 1024 X 768. Biasanya netbook menyediakan resolusi 1024 X 600 dan kemarin saya merasa bingung kenapa setiap saya buka aplikasi yang tersedia pada Windows 8 dan perintahnya resolusinya perlu 1024 X 768 dan saat itulah saya memulai searching pada google bagaimana cara merubah resolusi tersebut sehingga aplikasi tersebut bisa terbuka.
Akhirnya saya menemukan sebuah cara, sehingga cara tersebut bekerja 100% dan sudah terbukti karena saya sudah melakukan cara tersebut. Berikut ini langkah-langkahnya :
Tekan kombinasi “WINDOWS+R” pada keyboard anda atau arahkan Cursor anda pada pojok kanan atas dan pilh gambar Search kemdian pada kotak dialog RUN ketikkan “Regedit” tanpa tanda petik lalu klik OK.
Dalam jendela Regedit buka
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Video\{154229D9-2695-4849-A329-88A1A7C4860A\0000\Display1_DownScalingSupported atau lebih mudah untuk mencarinya langsung saja Tekan kombinasi CTRL+F lalu ketikkan “Display1_DownScalingSupported” tanpa tanda petik dan tunggu sampai proses pencarian selesai sehingga ditemukan kata tersebut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Video\{154229D9-2695-4849-A329-88A1A7C4860A\0000\Display1_DownScalingSupported atau lebih mudah untuk mencarinya langsung saja Tekan kombinasi CTRL+F lalu ketikkan “Display1_DownScalingSupported” tanpa tanda petik dan tunggu sampai proses pencarian selesai sehingga ditemukan kata tersebut.
Setelah Anda menemukan lalu klik kanan pada “Display1_DownScalingSupported” pilih “Modify” kemudian ganti Value Data yang tadinya “0” menjadi “1” lalu klik OK.
Restart Windows 8 Anda.
Untuk Merubah Resolusinya Klik Kanan pada Desktop pilih “Screen Resolution” pada Resolution ganti Resolusinya menjadi “1024 X 768” kemudian klik “Apply” dan “Keep Changes”.
Fakta Menarik Internet
Internet bukan barang baru lagi bagi kita. Dikit dikit, nyari di internet, dikit dikit nyari di internet. Sampai ada iklan lumayan lucu dari perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia (you know-lah...) yang dialognya bisa gak nyari kambing hilang di internet. Memang, internet telah menjadi katarsis yang merevolusi budaya masyarakat dunia menuju masyarakat informasi. Indonesia yang masih tertinggal soal internet pun sudah mulai terbawa arus perubahan masyarakat dunia tersebut.
Well, sebagai penambah pemahaman soal internet, berikut ini adalah beberapa fakta-fakta menarik soal internet:
1. Jaringan Internet untuk pertama kali diawali pada tahun 1969 sebagai ARPANET, yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET termasuk kaedah rangkaian tanpa-pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching). Pada 01 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal hari ini. Jadi, berterimakasihlah kepada ARPA...
2. Surat elektronik atau electronic mail (e-mail) pertama yang berhasil dikirimkan antara dua mesin dilakukan oleh seorang insinyur pendiam, Ray Tomlison di BBN suatu hari di tahun 1972. Sebelumnya, Tomlison telah menulis program mail untuk Tenex, sistem operasi yang dikembangkan BBN, yang hingga sekarang masih beroperasi pada mesin-mesin PDP-10 ARPANET. Selain itu, yang juga monumental adalah Pak Tomlison yang menemukan lambang @ pada e-mail yang kemudian digunakan orang di seluruh dunia (Suwun yo, Pak Tomlison...)
3. Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. (Hebat juga ni UI...)
4. Ungkapan "surfing in the Internet" (berselancar di Internet) pertama kali muncul pada 1992 oleh Jean Armour Polly. Munculnya ungkapan itu gara-gara si Polly menggunakan mouse pad yang bergambar orang lagi berselancar, sehingga beliau ini punya ide menggunakan istilah surfing untuk aktivitas yang berkaitan dengan internet. Pas banget istilahnya, bos!
5. Tanggal 4 September 1956 IBM memperkenalkan hard disk pertama di dunia. Hard disk berukuran dua lemari es harganya senilai $250.000 sekarang, dengan kemampuan 5 MB, atau hanya cukup untuk menyimpan satu lagu dalam format MP3. Bandingkan dengan hardisk jaman sekarang ada yang selebar 0,6 cm dengan kapasitas 400 GB! Wah, kalau dikonversi jadi harddisk-nya IBM itu, berapa banyak kulkas yah...
6. Negara pertama yang menerapkan sistem online dalam pemilihan umum adalah Estonia. Padahal negara tersebut merupakan salah satu negara termiskin di Uni Eropa. Pemilu tersebut diadakan pada hari minggu tanggal 4 Maret 2007, dengan total pemilih di Estonia berjumlah 940.000 orang. Kapan ya bisa diterapin di Indonesia...
7. Blog (atawa weblog) pertama kemungkinan besar adalah halaman What's New pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Sebagai informasi, Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Nestcape. Kemudian pada Januari 1994 Justin Hall memulai website pribadinya Justin's Home Page
yang kemudian berubah menjadi Links from the Underground yang mungkin dapat disebut sebagai Blog pertama seperti yang kita kenal sekarang. Wah, thanks banget atas sumbangannya...
8. Virus komputer diperkirakan muncul pertama kali pada Januari 1986, disebut-sebut sebagai virus pertama untuk PC yang pernah dibuat. Virus ini menginfeksi boot sector media penyimpanan data dengan format DOS File Allocation Table (FAT). (c)Brain (nama virus ini) juga dikenal dengan sebutan virus Lahore, Pakistani, Pakistani Brain, Brain-A dan UIUC. Majalah Businessweek pada waktu itu menyebutnya Pakistani Flu. Percaya atau tidak, virus ini dibuat oleh dua orang bersaudara Basit Farooq Alvi dan Amjad Farooq Alvi yang ternyata masih berusia 19 tahun! Awalnya kakak beradik ini mengaku pada majalah Time bahwa mereka membuat virus ini untuk melindungi software pengobatan karya mereka dari pembajakan. Virus ini bahkan melengkapi diri dengan alamat dua bersaudara ini berikut tiga nomor telepon yang bisa dihubungi, tak ketinggalan sebuah pesan yang menyebutkan bahwa jika komputer user terinfeksi maka dianjurkan menghubungi mereka untuk vaksinasi. Ketika mereka mulai mendapatkan ribuan telepon dari orang-orang berbagai penjuru Amerika Serikat, Inggris, dan lainnya,yang meminta vaksinasi untuk komputer mereka, kakak-beradik ini terperangah dan berusaha menjelaskan bahwa motivasi mereka bukanlah untuk kejahatan. Mereka akhirnya memotong kabel telepon dan menyesal telah membeberkan nomor telepon mereka sejak awal. Wah, gak kuwat jadi orang beken ya...
Menghitung Jumlah Digit-Digit Penyusun dari Bilangan Berpangkat Hingga Satuan
misalkan ada soal:
hitunglah jumlah digit-digit penyusun dari 2^8 hingga satuan
maka penyelesaiannya:
dengan cara biasa akan kita peroleh:
2^8=16^2
=256
=2+5+6
=13
karena yang diminta hingga satu angka maka lanjutkan 1+3=4
untuk cara simpelnya bisa dilihat pembahasan berikut,
1. 2^n=2^(n mod 6)
contoh:
hitunglah jumlah digit-digit dari 2^756
Penyelesaian:
2^756=2^(756 mod 6)
=2^(126(6)+0)
=2^0
=1
jadi jumlah seluruh digit-digitny jika dinyatakan dalam satuan adalah 1,
kita coba dengan pangkat yang kecil
2^10=1024
=7
dengan formula,
2^10=2^(10 mod 6)
=2^4
=16
=7
2. p^n=9, untuk n> atau = 2 dan p adalah bilangan kelipatan 3
contoh:
3^3=27
=2+7
=9
3^6=27^2
=729
=7+2+9
=18
=1+8
=9
dst.
3. 5^n=5^(n mod 6)
contoh:
5^678=5^(678 mod 6)
=5^((113(6)+0) mod 6)
=5^0
=1
4. 7^n=7^(n mod 3)
contoh:
7^8910=7^(8910 mod 3)
=7^0
=1
5. 11^n=2^n
contoh:
11^1213=2^1213
=2^1
=2
6. 14^n=5^n
contoh:
14^1516=5^1516
=5^4
=625
=4
...
7. abcd^n=(a+b+c+d)^n
contoh:
hitunglah jumlah digit-digit penyusun dari:
a. 7^1004
b. 1708^1945
c. 1945194519451945...1945^1945 ; 1945 berulang sebanyak 1945 kali
hingga satuan
Penyelesaian:
a. 2^1004^1994=2^(1004^1994 mod 6)
=2^(1004^2 mod 6)
=2^4 =16
=7
b. 1708^1945=7^1945
=7^1
=7
c. 19451945...1945^1945=1945(19)^1945
=36955^1945
=28^1945
=1^1945
=1
*** Semoga BBermanfaat ***
Mohon Kritik & Sarannya,,
versi Teks Naruto Chapter 653
Naruto Chapter 653 - Aku mengawasimu
Di alam bawah sadarnya, Naruto berkata pada Obito,
"Uchiha Obito, aku akan membuka topeng yang menutupi wajahmu itu"
Sempat terdiam untuk beberapa saat, Obito kemudian berkata, "Uchiha Obito katamu? Apa nama itu.. orang itu, memiliki arti bagimu??" Obito sendiri seolah sudah tak mengenal nama itu lagi. "Dengan bersatunya aku dengan Juubi, aku mampu berpindah ke dimensi yang baru. Aku bukan lagi manusia, aku adalah seseorang yang akan memimpin manusia menuju langkah selanjutnya."
"Tekad dan tubuhku sama seperti Rikudo Sennin. Akulah Rikudo Sennin kedua." ucap Obito lagi. Naruto lalu menunjuk tubuh Obito dengan telunjuk tangan kirinya dan berkata, "Tidak, kau adalah Uchiha Obito."
"Ketika chakramu menusukku, aku bisa melihat masa lalumu." ucap Naruto. "Cara kita tumbuh itu sama, begitu juga dengan mimpi kita untuk menjadi hokage. Kita berdua benar-benar mirip.. kita sama-sama tak tahu orang tua kita.. seseorang yang penting bagi kita mati.. itulah kenapa kau berkata padaku kalau rasa kesepian adalah hal yang paling mengerikan.."
"Kau juga ingin seseorang mengakui keberadaanmu, itulah kenapa kau ingin menjadi hokage. Setidaknya kau mirip denganku. Tapi lihat kau yang sekarang! kau melawan seluruh shinobi di dunia ini dan berkata kalau itu demi kebaikan, namun pada kenyataannya itu hanya baik menurutmu!! Tak seorangpun, bahkan orang yang kau anggap penting dalam hidupmu, akan mengakui mimpimu ini.."
Obito terdiam, sementara Naruto terus melanjutkan kata-katanya, "Sebelumnya kau punya mimpi yang sama denganku, tapi sekarang kau menjadi kebalikan dari hokage!! Kau mirip denganku, itulah kenapa.."
"Tidak.." ucap Obito. "Justru karena kau mirip dengankulah, aku ingin supaya kau berpikir kalau dunia ini benar-benar menyedihkan.." lanjutnya.
Untuk sesaat, Naruto dan Obito sama-sama terdiam. "Tidak.." ucap Obito lagi. "Aku ingin merasakannya sekali lagi, kalau jalan yang kupilih itu benar.. bertarung melawanmu.. aku teringat akan diriku di masa lalu.. karena itulah aku ingin mengujimu.. aku ingin melihat kau menyerah, dan kemudian membuang semua idealismemu.."
"Karena kau sepertikulah ini menggangguku!!" ucap Naruto. "Yang kau lakukan hanyalah mengabaikan semuanya dan lari dari masalah!!"
"Tidak, aku melakukan apa yang akan hokage lakukan. Bahkan lebih dari itu, karena aku akan membawa kedamaian pada dunia ini." ucap Obito.
"Hah.." Naruto menghela nafas sejenak, lalu kemudian bertanya lagi pada Obito, "Apa kau benar-benar berpikir begitu? apa kau benar-benar serius berpikir seperti itu!?"
Obito tak menjawabnya, ia malah memejamkan mata dan kemudian mengingat kenangannya dulu saat bersama dengan Obito. Saat itu, Obito kecil sedang terluka, dan Rin mengobati luka di pipi kanannya itu.
"Dengan membantuku, artinya kau menyelamatkan dunia ini." ucap Obito.
"Eh?" Rin menatap dengan tatapan tidak mengerti, Obito kemudian menjelaskan, "Yah, kau lihat, aku akan menjadi hokage dan menghentikan perang ini. Kalau kondisiku tidak baik, maka aku tak akan bisa melakukannya, kau mengerti, kan?"
"Yah, agak rumit sih.." ucap Rin.
Lalu dengan wajah memerah, malu-malu, Obito berkata, "Dan untuk melakukannya.. itu.. umm.. kau harus tetap berada di sisiku dan mengawasiku.. seperti.. kau tahu kan.."
"Hmm???" Rin menatap wajah Obito sambil tersenyum, sementara wajah Obito semakin memerah hingga tak bisa melanjutkan kata-katanya lagi.
Kembali ke Obito yang sekarang, ia membuka matanya lagi dan akhirnya menjawab pertanyaan Naruto, "Ya, kupikir begitu.." ucapnya. "Kau tak perlu lagi berjalan tanpa tahu arah ke mana kau akan pergi, karena di sana kau hanya akan menemukan mayat teman-temanmu. Kalau saja seseorang tahu ada cara singkat untuk mencapai kedamaian itu, orang itu pasti akan memilihnya. Tujuan seorang hokage adalah untuk membawa kedamaian pada dunia ini kan.."
"Apa katamu??" Naruto merapatkan genggaman tangan kanannya, lalu berkata pada Obito dengan tatapan mata yang tajam, "Aku tak ingin mengetahui cara singkat itu.. aku ingin menempuh jalan yang curam selangkah demi selangkah.."
Kembali ke Obito yang sekarang, ia membuka matanya lagi dan akhirnya menjawab pertanyaan Naruto, "Ya, kupikir begitu.." ucapnya. "Kau tak perlu lagi berjalan tanpa tahu arah ke mana kau akan pergi, karena di sana kau hanya akan menemukan mayat teman-temanmu. Kalau saja seseorang tahu ada cara singkat untuk mencapai kedamaian itu, orang itu pasti akan memilihnya. Tujuan seorang hokage adalah untuk membawa kedamaian pada dunia ini kan.."
"Apa katamu??" Naruto merapatkan genggaman tangan kanannya, lalu berkata pada Obito dengan tatapan mata yang tajam, "Aku tak ingin mengetahui cara singkat itu.. aku ingin menempuh jalan yang curam selangkah demi selangkah.."
"Akankah kau mengatakan hal yang sama bahkan jika kedua jalan itu memiliki tujuan yang sama?"
"Seseorang harus punya keberanian untuk menempuh jalan yang curam itu." ucap Naruto. "Hokage adalah seseorang yang menghadapi penderitaan, berjalan di depan semuanya, seseorang yang membuka jalan agar semuanya bisa lewat.."
Naruto melangkah mendekati Obito, "Tak ada jalan pintas untuk menjadi seorang hokage, dan setelah kau menjadi hokage, kau tak bisa lagi lari dari posisimu.."
Obito kembali teringat akan masa lalu, waktu itu tampak Rin sedang memerban telapak tangan kiri Obito yang terluka. "Aku ceroboh, sampai-sampai ada debu masuk ke mataku.." ucap Obito.
Rin menatap Obito dengan tatapan kesal. Obito sempat terdiam, lalu kemudian ia tertawa, "Hahaha, seorang lelaki tak akan disebut lelaki kalau tak punya beberapa luka di tubuhnya. Luka ini bukan apa-apa.."
Rin masih saja menatap dengan tatapan kesal.
"Jangan bersikap sok kuat dan berpura-pura tak terjadi apapun, aku mengawasimu." ucap Rin. "Kau sudah berjanji padaku kalau kau akan menjadi hokage. Tak apa, aku juga ingin menghentikan perang ini dan menyelamatkan dunia.. itulah kenapa aku memutuskan kalau aku akan tetap berada di sisimu dan mengawasimu.. bukankah kau sendiri yang bilang kalau menolongmu sama halnya dengan menyelamatkan dunia ini?"
"Yah.." Obito akhirnya menangis.
"Sekarang aku mengawasimu, kau tak bisa menyembunyikan apa-apa lagi." ucap Rin.
"Ya.. ya!!" Obito masih menangis.
"Lakukan yang terbaik, Obito! Jadilah hokage yang keren dan izinkan aku melihat bagaimana kau menyelamatkan dunia ini. Janji ya.." Rin akhirnya tersenyum sambil memberi Obito semangat.
"Ayo.." Rin kemudian menarik telapak tangan Obito dan mengajaknya kembali ke tempat Kakashi dan guru Minato sedang menunggu.
Obito terus mengingat saat-saat itu, mengingat saat-saat ketika Rin memegang telapak tangannya..
"Kau bilang pada guru Kakashi kalau kau kesal dengan ingatan dan perasaanmu pada temanmu dulu, namun ketika kau menjadi jinchuriki dan hampir terhisap oleh kekuatan itu, bukankah kau menahannya kembali karena kau tak ingin kehilangannya??"
"Alasan kenapa kau bisa mengalahkan Juubi dan mengendalikannya adalah karena kau tak ingin membuang semua masa lalumu dan berusaha untuk mempertahankannya.. pada akhirnya, kau tak bisa membuang ingatan tentang ayahku, guru Kakashi, dan orang yang dipanggil Rin itu, iya kan? Jadi artinya kau masih tetap Obito meski kau sudah menjadi Jinchuriki Juubi.. apa aku salah?"
"Kau harus kembali ke sisi kami sebagai Uchiha Obito, seorang shinobi Konoha, dan mengganti kerugian dari apa yang telah kau perbuat. Kau hanya ingin lari dari semuanya.. Kalau saja Rin masih hidup, dia akan berkata, Jangan berpura-pura kuat dan bersembunyi, aku mengawasimu.. kau hanya bisa jadi dirimu sendiri.. Jadi berhentilah berlari dan kembalilah ke sisi kami, Obito.."
Naruto menjulurkan tangannya, tanda perdamaian. Akankah Obito meraihnya?
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)




