Sabtu, 08 Februari 2014

Ujian Nasional ( UN )





Saya 1 dari jutaan pelajar yang sangat heran dengan sistem keputusan para pemerintah . Ujian Nasional salah satunya , ini lebih seram dari hantu,monster ataupun siluman yang ada di muka bumi , Ujian Nasional adalah hal yang sangat mengerikan,menakutkan,dan menghantui untuk para pelajar tingkat akhir .Ditambah lagi , setiap tahun selalu saja ada perubahan sistem ujian nasional , contohnya tahun lalu dilaksanakan dengan 5 macam paket . Tahun ini tiba-tiba saja para ‘orang hebat’ yang ada di pemerintahan memutuskan untuk mengadakan ujian nasional dengan 20 paket . Loh ? Kok ?
Yang saya herankan , kok gak nanya dulu pendapat para pelajar yang bakal ngejalanin ujian nasional ini , kok gak di tanya “Apa mereka setuju ? Apa mereka siap ? Apa mereka keberatan” . Seolah-olah semua keputusan akan sistem yang dibuat mereka sudah kami setujui .

Seharusnya segala sesuatu , segala keputusan harus atas kesepakatan bersama agar tidak ada pihak yang dirugikan . Memangnya mereka yang membuat peraturan dan keputusan-keputusan itu tau siap tidaknya kami sebagai pelajar menghadapi ujian nasional ? “Babak belur” mengejar dan mengular seluruh materi dari kelas 1-3 . Mempelajari kembali 6 mata pelajaran sekaligus .

Apa mereka pernah bertanya “Bagaimana rasanya menghadapi UN ?” . Walaupun kelulusan skg adalah akumulasi 60% nilai UN dan 40% nya nilai sekolah , tetap saja rasa takut selalu menghantui pelajar , “Apakah saya lulus ? Apakah saya lulus ? Apakah saya lulus” , hal ini akan selalu menghantui kami . Mereka bilang UN adalah evaluasi belajar , bla bla bla ….. . Apa mereka tau pendapat pelajar mengenai UN ? saya rasa tidak.

Sebaiknya pemerintah membuat semacam forum ataupun voting untuk para pelajar atas segala kebijakan,keputusan dan segala sesuatu yang melibatkan para pelajar, agar mereka tau jeritan dan keluhan para pelajar , agar mereka tau apa yang dirasakan para tunas bangsa ini , agar mereka tau apa yang diinginkan oleh para pejuang bangsa ini.

Kamis, 06 Februari 2014

Terbentuknya Negara Indonesia





 

Terbentuknya Negara Indonesia BPUPKI (Dokuritsu Jumbi Cosakai) Jend. Kumakichi Harada membentuk BPUPKI pada tanggal 1 Maret 1945. Yang diketuai oleh KRT Radjiman Widyodiningrat, terdiri dari 60 orang wakil bangsa Indonesia, dan 7 orang wakil dari Jepang (tidak punya hak suara). Pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 diadakan sidang I yang membahas mengenai dasar Negara. Ada 3 orang tokoh Indonesia yang mengajukan rancangan dasar Negara yakni: Mr. Muh. Yamin; Prof. Dr. Soepomo dan Ir. Soekarno. Kemudian sidang ditunda. Pada tanggal 22 Juni 1945 dibentuk panitia Sembilan (Soekarno, Moh. Hatta, Muh. Yamin, Ahmad Subarjo, AA.Maramis, Abdulkahar Mudzakkar, Wahid Hasyim, H.Agus Salim dan Abikusno Tjorosujuso). Panitia 9 ini berhasil merumuskan Piagam Djakarta(Ketuhanan dengan berkewajiban menjalankan syariat-syariat Islam bagi para pemeluknya.. dst…).

PPKI (Dokuritsu Jumbi Inkai). Pada tanggal 7 Agustus 1945 Jend. Terauchi menyetujui dibentuknya PPKI, terdiri dari 27 orang yang diketuai oleh Ir. Soekarno.
Peristiwa Rengasdengklok
Peristiwa ini terjadi karena adanya perbedaan pendapat Golongan Tua (Soekarno, Hatta, Ahmad Subarjo) dengan Golongan Muda(Chaerul Saleh, Wikana, Soekarni). Golongan Tua berpendapat bahwa proklamasi harus dilakukan melalui revolusi yang terorganisir yang akan dibirakan dlam PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945, namun golongan Muda berpendapat bahwa kemerdekaan Indonesia harus dilaksanakan secepatnya dan tidak bergantung pada Negara lain. Para pemuda kemudian menculik golongan tua (Soekarno, Hatta) pada tanggal 16 Agustus 1945 dan membawanya ke Rengasdengklok (sebelah timur Jakarta).
Kronologi Proklamasi
Perumusan teks proklamasi dilakukan di Rumah Laks. Tadashi Maeda di Jln. Imam Bonjol No. 1. Teksnya ditulis tangan oleh Soekarno, diketik oleh Sayuti Melik dan ditandatangani oleh Soekarno-Hatta. Pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 wib, dibacakan proklamasi di halaman rumah kediaman Ir. Soekarno (Jl. Pegangsaan Timur No. 56).
Penyebarluasan Proklamasi
Radio, Kereta api, Kantor Berita Domei, Harian Tjahaya di Bandung dan Harian Soeara Asia di Surabaya. Utusan yang menghadiri Proklamasi (Teuku Muh. Hasan (Aceh), SamRatulangi (Sulawesi), Ketut Pudja (Bali) dan AA Hamidan (Kalimantan).
Dukungan Rakyat
Rapat raksasa dilapangan IKADA pada tanggal 19 Agustus 1945
Pernyataan Sri Sultan HB IX pada tanggal 1 September 1945
Pembentukan alat kelengkapan Negara
Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI berhasil mengambil 3 keputusan: Mengesahkan RUUD 1945 menjadi UUD 1945; Memilih presiden (Ir. Soekarno) dan wakil Presiden (Muh. Hatta); Membentuk KNIP sebagai pemegang tugas legislative, sebelum DPR terbentuk Disamping itu berhasil dibentuk 12 kementerian: dep. Dalam negeri (Wiranata Kusumah), dep. Luar negeri (Ahmad Subarjo), dep. Keuangan (AA.Maramis), dep. Kehakiman (Soepomo), dep. Kemakmuran (Surahman T. Adisurjo), dep.keamanan rakyat(Soeprijadi), dep. Kesehatan (Buntaran Martoatmodjo), dep. Pengajaran (Ki Hajar Dewantara), dep. Penerangan (Amir Syarifuddin), dep. Sosial (Iwa Kusumasumantri), Dep. PU dan Dep. Perhubungan (Abikusno Tjokrosujoso).
Pada tanggal 22 Agustus 1945 PPKI berhasil mengambil 3 keputusan lagi: KNI berfungsi sebagai DPR sebelum dilaksanakannya Pemilu. Disusun mulai dari pusat hingga daerah; PNI menjadi Partai tunggal RI (tapi dibatalkan dengan keluarnya Maklumat Wapres[3 Nopember 1945] tentang pembentukan parpol); BKR sebagai penjaga keamanan umum.(BKR merupakan cikal bakal TNI. Pada tanggal 5 Oktober 1945 dikeluarkan Maklumat Presiden tentang pembentukan TKR, Soeprijadi dipilih sebagai panglima TKR, namun kaena Soeprijadi tidak pernah hadir, maka dia digantikan oleh Kol. Soedirman). Pada tahun 1946 TKR berubah nama menjadi TRI dan pada bulan Juni 1947 diubah lagi menjadi TNI.
Pembagian Propinsi Indonesia
Pada awalnya Indonesia dibagi menjadi 8 propinsi yakni: Sumatera (Teuku Muh. Hasan), Jawa Barat (Sutarjo Kartohadikusumo), Jawa Timur (RM. Surjo), Jawa Tengah (R. Panji Suroso), Sunda Kecil/Nusa Tenggara (I Gusti Ketut Pudja), Maluku (J. Latuharhary), Sulawesi (GSSJ. Ratulangi), Kalimantan (Pangeran Moh. Noer).[ki]

Selasa, 04 Februari 2014

Jangan Meniup Makanan/Minuman




Dalam penelitian Science, air panas (H2O) bertemu karbondioksida (CO2) yang dihembuskan oleh mulut (manusia mengeluarkan CO2). Maka akan menghasilkan persenyawaan H2CO3, asam karbonat. Dan jika asam karbonat ini masuk kedalam tubuh manusia, maka bisa mengakibatkan penyakit jantung.

Pada saat manusia mengeluarkan udara hasil pernafasan serta mengeluarkan udara saat meniup, maka tidak hanya mengeluarkan gas hasil pernafasan saja, mulut juga akan mengeluarkan uap air dan berbagai partikel yang ada dari dalam rongga mulut. Sebut saja bau mulut. Bau mulut ini mengindikasikan ada partikel yang juga dikeluarkan dari mulut. Partikel ini dapat berasal dari sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi, selain itu dapat juga berupa mikroorganisme yang hidup di rongga mulut. Mikroorganisme ini kadang bersifat merugikan dan bersifat sebagai pathogen. Hal inilah yang harus dihindari supaya jangan terbawa sehingga karena berupa partikel padatan akan dapat menempel dan mengkontaminasi pada makanan yang ditiup.

Inilah Alasan Kenapa Alkohol Dilarang




Suatu penelitian yang yang dilakukan di Swedia menyatakan bahwa 29% dari seluruh kondisi pasien yang masuk Rumah Sakit di Swedia disebabkan oleh konsumsi minuman ber-alkohol.
Di Inggris (belum termasuk Wales, Skotlandia dan Irlandia Utara), antara 350.000 hingga 500.000 orang setiap tahunnya masuk Rumah Sakit karena ketergantungan pada minuman keras.

Di majalah Medicine International, edisi 6 th. 1989, ada sebuah artikel yang menyatakan minuman keras dapat membangkitkan kanker tenggorokan, di samping menyebabkan pendarahan di tenggorokan, pembengkakan pembuluh darah di pangkal tenggorokan, radang pancreas, wasir, dan lain – lainnya, yang adakalanya dapat menyebabkan kematian.

Berbagai penelitian ilmiah juga menegaskan bahaya minuman ber-alkohol terhadap liver, fungsi seksual, menyebabkan berbagai penyakit pada wanita, gangguan sistem saluran urine, sistem pencernaan, sistem aliran darah, sistem pernapasan, kelenjar telinga, kelenjar kelamin dan sistem metabolism tubuh.

Bahaya menggunakan handphone


 ternyata menggunakan hp itu memiliki resiko , berikut beberapa resiko yang di timbulkan :

1. Kanker Otak
World Health Organization (WHO) mengungkapkan radiasi ponsel dapat menyebabkan kanker otak. Radiasi ponsel dikategorikan sama dengan zat karsinogenik berbahaya seperti timbal, asap knalpot, dan kloroform. Penelitian dilakukan oleh tim yang terdiri dari 31 ilmuwan dari 14 negara, termasuk Amerika Serikat, menemukan cukup bukti untuk mengkategorikan radiasi ponsel sebagai sejenis zat berbahaya bagi manusia. Mereka menemukan bukti peningkatan glioma dan peningkatan resiko kanker otak akustik neuroma bagi pengguna ponsel.

2. Risiko Pada Anak
Laporan dari International EMF (Electromagnetic Field) Collaborative yang ditulis kelompok peneliti internasional pernah mengakui adanya kemungkinan munculnya kanker akibat terstimulasi penggunaan ponsel, terlebih bagi anak-anak. "Kami menyarankan perhatian yang lebih besar bagi anak-anak yang memakai ponsel karena jaringan otak mereka masih dalam tahap perkembangan," ujar Terry Svain dari Occupation and Environmental Cancer Committee.

3. Risiko Terhadap Ibu Hamil
Para peneliti di Yale University mempelajari efek radiasi yang dihasilkan dari perangkat genggam dengan melakukan percobaan kepada tikus yang sedang hamil. Studi ini untuk menentukan mengenai kemungkinan cacat perkembangan bagi bayi yang terkena paparan radiasi ponsel cukup lama.

Setelah melakukan sejumlah penelitian, kesimpulan sementara adalah paparan radiasi pada ponsel dalam jangka tertentu ternyata dapat menyebabkan bayi yang lahir mengalami dampak negatif pada otak, dan besar terkena risiko ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). ADHD sendiri merupakan gangguan perkembangan dalam peningkatan aktifitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktifitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan.

4. 'Membunuh' Sperma
Para pakar di pusat kesehatan Cleveland Clinic, Amerika Serikat memaparkan, produksi sperma pada pria terpengaruh oleh frekuensi pemakaian ponsel. Semakin lama pria memakai ponsel, semakin besar kemungkinan produksi sperma mengalami gangguan. Kesimpulan tersebut diambil dari penelitian yang dipublikasikan di jurnal 'Fertility and Sterility'.

Sabtu, 01 Februari 2014

4 Hal Yang Katanya Gak Bisa Ditukar Uang Padahal Bisa


 



Apa aja hal yang sebenernya bisa ditukar uang? Secara gak langsung artinya bisa dibeli gitu. Padahal kata orang sih gak bisa. Apa aja sih emang?

1. Kebahagiaan
Ada pepatah yang bilang “You can’t buy happiness, but you can buy ice cream. That’s kind of the same thing” artinya “kamu ga bisa beli kebahagiaan, tapi kamu bisa beli es krim. Itu hal yang sama” kalo kebahagiaan itu sama kayak es krim, berarti kita bisa beli kebahagiaan dengan cara beli es krim. Ya ga?
Selain itu kebahagiaan juga bisa didapetin lewat memberi. Sedangkan memberi juga perlu modal. Modalnya tak lain adalah uang. Jadi secara gak langsung, kebahagiaan juga bisa ditukar dengan uang kan?!

2. Kesehatan
Pada dasarnya kesehatan bisa ditukar dengan uang, dengan cara investasi makanan yang sehat kandungannya dan bersih cara masaknya. Kesehatan juga bisa didapet lewat investasi lewat olahraga. Ikut gym misalnya, atau mungkin beli alat olahraga yang tentunya pake duit. Bisa juga dibeli dengan cara membeli vaksin untuk mencegah penyakit dan vitamin secukupnya supaya gak kekurangan vitamin. Juga minum air secukupnya supaya tubuh sehat. Banyak kan caranya membeli kesehatan? Jaga hidup kamu, lewat apa yang kamu lakukan dan apa yang masuk ke tubuh kamu.

3. Waktu
Time is money. Waktu adalah uang. Jadi, kalo dipikir-pikir sebenarnya waktu itu bisa dibeli. Misalnya kamu bos nih. Selain kamu beli tenaga dan pikiran karyawan kamu. Kamu juga beli waktunya buat kerjain pekerjaan itu. Kamu tukar waktu, tenaga dan pikiran mereka pake uang kamu. Waktu kamu sendiri sih mungkin gak bisa dibeli, tapi waktu orang lain (yang tergantung sama kamu) tentunya bisa dong.

4. Harga Diri
Banyak orang yang bilang kalo harga diri itu ga bisa di beli, tapi nyatanya Koruptor-koruptor udah menjual harga diri, bahkan kepercayaan dari masyarakat demi uang kan?

kebiasaan tidur larut malam




Tidur larut malam dan kebiasaan begadang sering disebut-sebut tidak baik bagi kesehatan. Anehnya, sebuah penelitian baru-baru ini menemukan kebiasaan yang dianggap buruk tersebut justru meningkatkan kecerdasan, penalaran hingga kemampuan analitik.


Para peneliti dari University of Madrid meneliti hampir 1.000 orang remaja dan menemukan bahwa orang yang suka terjaga hingga larut malam lalu bangun siang memiliki beberapa kualitas yang lebih unggul dibanding yang tidur lebih dini, terutama aspek kecerdasan, penalaran, pemikiran konseptual dan analitis.

Orang yang sering bangun pagi memiliki nilai yang lebih tinggi di sekolah. Tapi untuk masalah kesuksesan karir, peneliti menemukan orang yang bangun siang lebih unggul. Peneliti menduga bahwa kecenderungan ini disebabkan karena perilaku yang dilakukan setelah matahari terbenam cenderung menarik orang dengan rasa ingin tahu yang besar.

"Orang yang bangun siang cenderung menjadi orang yang lebih kreatif, ekstrovert, penyair, seniman dan penemu. Sedangkan yang bangun pagi lebih banyak berpikir deduktif seperti yang sering dilakukan pegawai negeri dan akuntan," kata Jim Horne, profesor psikofisiologi di Loughborough University seperti dilansir Medical Daily, Kamis (28/3/2013).

Untuk membandingkan kedua tipe orang ini, Horne menegaskan ada 2 perbedaan yang mencolok. Orang yang tidur lebih larut malam dan bangun siang cenderung lebih sosial dan lebih berorientasi pada manusia. Sedangkan orang yang bangun pagi cenderung lebih mengutamakan berpikir logis.

Tak hanya itu, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Emotion ini juga menunjukkan bahwa orang yang bangun pagi cenderung lebih bahagia. Diduga sebabnya karena jam biologis orang yang bangun pagi pada umumnya lebih sesuai dengan masyarakat.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan Angkatan Udara AS juga menunjukkan bahwa orang yang bangun siang lebih unggul dalam 'berpikir lateral'. Penelitian lain dari University of Southampton juga menemukan bahwa orang yang bangun siang rata-rata memiliki penghasilan yang lebih besar.